Jumat, 03 Oktober 2008

Wanita karir vs Ibu rumah tangga…

Ini adalah bahasan kita berdua… antara gw dan calon istriku (insya allah… aminnnnnnnnnn)… Sekedar intermezo gw orangnya semua serba di rencanakan… planner… semua diawali dari rencana… pelaksanaannya pun tidak luput dari apa yang telah di rencanakan… rencana cadangan untuk hal-hal yang terduga pun sudah ada… jadi intinya bener-bener orang yang metodis…begitu kata temen psikolog yang kerja di HR-Net, sedangkan toetik… entahlah… selain hobinya merusak rencana yang sudah gw buat… juga sukanya ngajak adu mulut… mungkin entah karena shionya adalah Leo – Api sedangkan shio gw adalah Kerbau – Kayu… jadi dia sukanya menerkam kebo dan memasaknya di perapian menggunakan kayu bakar

Gw lupa darimana asal mula pembahasan ini berawal… seingatku dari kata-kata toetik yang “besok pengen kerja”… lalu kemudian munculah perdebatan antara wanita karir melawan ibu rumah tangga… dimana gw menginginkan toetik sebagai ibu rumah tangga yang mengurus urusan rumah dan anak-anak sementara gw sebagai kepala keluarga lah yang bekerja cari uang… melawan toetik yang menginginkan dirinya untuk menjadi wanita karir yang juga turut bekerja menghidupkan dapur dan kompor dirumah…

Yang menjadi masalah buat gw adalah, gw pengen toetik benar-benar konsen dalam mengurus anak dan rumah… bahkan gw sempat mengeluarkan jurus 3 M untuk seorang wanita… “Masak, Manak dan Macak”… namun toetik lagi-lagi yang tampaknya sudah menjadi hobi nya untuk melawan mas nya… membantah dengan beberapa pernyataan pedas… ciri kas orang bershio Leo – Api… pedas omongannya terdengar di kuping… “Kalo cuman 3 M ngapain juga wanita-wanita harus sekolah sampai tinggi-tinggi? Lagian sekarang emansipasi wanita? Banyak tuh wanita karir yang masih sempat mengurus anaknya?”

Wah benar-benar wanita pria dijajah pria wanita sejak dahulu kala ada MENPUWA… Mentri Pemuda Urusan WAnita… huh!

Tentu saja gw ga terima begitu saja… bagaikan kebo yang ogah narik bajak disawah lantas nyruduk macan dan nyeble’i pake kayu… langsung saja aku kemukakan pendapat pribadi ku yang… “Bagaimana mungkin kamu mau ngurus anak kalo kamu pergi jam 7 pagi pulang jam 4 sore? Yang masak siapa? Nyuci baju siapa? Ngepel? Toh aku juga ngga ngelarang kamu kerja, namun…. kalo udah punya anak… berhentilah bekerja dan fokus pada ngurus anak… dan suami tentunya…” Alasan yang cukup masuk akal bukan?

NGGA! Ternyata buat toetik engga masuk akal… dan penyakit lamanya kumat lagi… dengan sedikit menekan dan ber-api-api berbicara di handphone “Ya makanya tugasnya di bagi! Kan bisa pake baby sitter, ato ngga mamah to ya dikerahkan.”

Ah pokoknya pembahasan… ato tepatnya debat kusir… ngga deng… adu argumen ini ngga ada ujung-ujungnya… toetik dengan alasannya dan gw dengan alasanku… untuk sementara ini… emang ngga ada ujungnya dan tampaknya masih bakal berlanjut.

Hasil rekap alasan:

Tarsio: Toetik harus jadi ibu rumah tangga, family always come first, engga mau kalo anak-anak dan suaminya ditelantarkan karena ibunya kerja, apalagi berdasarkan pengalaman pribadi dan orang-orang… kalau udah keasikan cari duit biasanya lupa dengan keadaan lingkungan sekitar, toh ngga 100% melarang jadi wanita karir… boleh kok kerja tapi kalo udah punya anak konsentrasinya di alihkan dari kerja di kantor ke kerja di rumah, mendapat dukungan dari mamahnya tarsio.

Toetik: Pengennya jadi wanita karir, terinspirasi dari pegawai BI yang katanya gajinya 15 kali, bisa ngurus anak meskipun jadi wanita karir, ngapain jadi ibu rumah tangga toh skolahnya ya sampe S1 Psikopat Psikologi lagi… Itung-itung nambah penghasilan buat beli susu nya anak-anak jaman gini ngandalin gaji suami doang engga cukup, urusan mengurus anak atau rumah tangga bisa di bagi antara istri dan suami, di dukung oleh mamah nya toetik.

Anda mendukung yang mana?

1 komentar:

@ariekoprasethio mengatakan...

PeRtamaX
saya setuju sama mas tarsio..
jika semua kebutuhan sudah dicukupi suami, istri dirumah melakukan hal-hal yang bermanfaat dan konsentrasi membesarkan junior...

Istri sekarang g harus sibuk di dapur dan disumur kok..

zaman sudah berubah...
Ngarang buku kek kaya JK Rowling,
Ngeblog juga boleh...

Kapan neh, mas tarsio married???